Suka-Duka Datang dan Pergi

Minggu ini saya sudah merencanakan kalau minggu ini merupakan minggu yang penuh dengan sukacita buat saya dan beberapa teman, khususnya Cah Andong. Malam ini, jam setengah tujuh malam bertempat di JEC, kami akan meramaikan Festival Komputer Indonesia dengan mengadakan talkshow (silahkan lihat posternya di postingan yang ini). Selesainya dari tempat ini, kami akan langsung bertolak menuju Semarang untuk menghadiri resepsi pernikahan teman kami , pasangan blogger, Fany (Faniez) dan Yudhis (Tukang Kopi) pada hari Sabtu. Selamat yah, buat kalian berdua… :)

Bisa bertemu langsung dengan kedua mempelai dan memberikan ucapan langsung merupakan puncak dari semua sukacita saya selama seminggu ini. Bertemu dengan Bapak dan Ibu yang sudah berapa bulan tak bersua serta beberapa teman yang juga blogger dari kota lain, pastinya akan melengkapi rencana kebahagiaan saya di minggu ini.

Tapi sayang seribu kali sayang, sebelum Jum’at tiba, saya harus menerima berita sedih sekaligus senang yang sedikit mengganggu rencana yang sudah saya susun sejak awal minggu. Siang itu, saya harus mengetahui bahwa mulai minggu depan kelas internasional angkatan 51 MM UGM harus melanjutkan kuliah dengan jumlah 15 mahasiswa saja. Seorang teman harus mengundurkan diri dari kuliah karena diterima bekerja dan harus pindah ke ibukota yang kejam itu *bener ga sih?*

Dua minggu sebelumnya kami memang mengetahui bahwa ia menjalani beberapa tes terkait pekerjaan yang diterimanya sekarang. Tapi kami mengira bahwa ia akan menyelesaikan kuliah trimester pertama ini. Tapi sekarang, jangankan diselesaikan, ujian mid belum terlaksana, ia pun meninggalkan kami di kelas yang semakin hari rasanya semakin sunyi itu. Jumlah total mahasiswa yang hanya 16 orang ini memang membuat kami selalu mengetahui kabar satu sama lain jika ada yang berhalangan hadir di kelas. Tak perlu waktu lama untuk membuat kami menjadi dekat satu dengan yang lain, mengetahui kebiasaan satu sama lain.

Ah, sudahlah. Saya tidak mau berlama-lama bersedih, toh suatu saat kita pasti bertemu lagi. Seperti janjinya tadi pada kami untuk berkumpul pada saat pernikahannya nanti *katanya tahun depan* :D

Buat kamu, Galih Budi Utomo. Seorang teman yang biasanya menjadi indikator telat di kelas. Teman yang biasanya rajin menjawab pertanyaan-pertanyaan di kelas Marketing Management *dengan semangat ’45 menghadapi serangan-serangan sang Profesor*. Teman yang paling sering menjebak seluruh isi kelas dan berulah dengan tampang dan cara bicara yang sangat meyakinkan ketika ia membicarakan sesuatu hal yang sebenarnya tidak ada *pentung-pentung Galih*. Seorang teman yang sukanya usil dengan menukar name tag teman-teman tak peduli walaupun kuliah sedang berlangsung. Pesan saya, baik-baik kamu di ibukota yang kejam itu. Sukses selalu… ;)

Galih (baris depan, ke-tiga dari sebelah kiri)

Galih (baris depan, ke-tiga dari sebelah kiri)

We’ll be missing you… :)

img_5259